Tampilkan postingan dengan label Networking. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Networking. Tampilkan semua postingan

XL Internet Unlimited Prabayar



Akhirnya, XL ikut-ikutan juga ngeluarin paket Internet Unlimited Prabayar. Sayangnya, tidak ada kelebihan lain yang ditawarkan dibandingkan dengan pesaingnya, semuanya hampir sama mulai dari perdana (kalo IM2 150rb, kalo XL katanya 100rb), voucher bulanan (100rb), kecepatan akses (up to 512Kbps dan setelah 2GB turun sampai 64Kbps)

Bahkan kekurangannya sementara hanya bisa diakses oleh pelanggan JABODETABEK.
Jadi, yah belum begitu tertarik lah... sementara masih setia sama IM2 nya Indosat.

berikut cuplikan dari webnya di http://www.nyambungterus.com

Kartu Perdana Layanan XL Internet Unlimited Prabayar
Kartu Perdana Layanan XL Internet Unlimited Prabayar merupakan layanan akses Internet berkecepatan tinggi yang bisa digunakan sepuasnya (unlimited) selama periode waktu tertentu (30 hari sejak diaktifkan), dengan memanfaatkan ketersediaan jaringan berteknologi GPRS-EDGE-3G-serta HSDPA dari XL. Dengan teknologi ini, memungkinkan pelanggan untuk melakukan akses internet dimana saja, kapan saja (anywhere, anytime).


Kartu Perdana Layanan XL Internet Unlimited Prabayar ini bisa langsung digunakan dan sangat simpel, serta murah biaya penggunaannya. Pelanggan cukup mengaktifkan kartu perdana, dan bisa langsung menikmati aktifitas email, browsing, dan chatting sepuasnya.


Pelanggan dapat menikmati layanan akses XL Internet Unlimited Prabayar dengan secara nyaman, selama pelanggan berada di kawasan Kelapa Gading, Cibubur, Pondok Indah, Bintaro, Bumi Serpong Damai (BSD) serta Karawaci.

Layanan XL Internet Unlimited Prabayar juga dapat dinikmati oleh pelanggan di berbagi area lainnya di Indonesia, selama masih berada di dalam cakupan jaringan XL

Informasi selengkapnya mengenai lokasi-lokasi yang dapat digunakan oleh pelanggan untuk mengakses Layanan XL Internet Unlimited Prabayar khususnya dengan jaringan 3G, dapat dilihat di www.nyambungterus.com

Review Indosat M2 BROOM Unlimited

Ga papa ya, sedikit terlambat nulis review IM2 broadband unlimited. Blog lain mungkin udah sejak beberapa bulan yang lalu atau sejak pertama kali IM2 meluncurkan paket unlimited.

Bulan ini adalah bulan ke 2 aku melakukan pengisian ulang paket IM2 Broom unlimited. Jadi udah 2 bulanan aku merasakan IM2.

Menurutku, secara keseluruhan bagus, memang ada saat downtime nya, cuma gak berlangsung lama. Kadang yang bikin heran, sinyal HSDPA penuh, tapi sama sekali gak bisa nyambung ke internet. Tapi di daerah yang cuma dapat sinyal HSDPA 2 bar malah lancar.

setauku, IM2 ini adalah pilihan paling murah dibandingkan pesaingnya. Cuma kalo melihat trend peminatnya yang semakin membludak (karena murah) bukan tidak mungkin lama-lama jaringan jadi down karena kelebihan beban.

Bagi yang gak mempermasalahkan harga, mungkin bisa pake broadbandnya XL, karena setauku masih mahal, jadi mungkin gak begitu banyak peminatnya so jaringannya juga masih longgar (mungkin lho..)

berikut adalah hasil test IM2

mencoba GPRS Axis


Tertarik dengan promosi axis di webnya http://www.axisworld.co.id yang katanya tarifnya 0,1 rupiah per kb untuk 10 Mb pertama tiap harinya, maka dengan modal 6000 rupiah, perdana axis pun didapat.

Selanjutnya adalah aktivasi, ada sedikit keanehan disini, saya coba aktivasi lewat hp Nokia 3230 gagal terus, ketika saya hubungi Customer Service nya di 838, disarankan untuk aktivasi dengan hp lain, Aneh??! ketika saya minta aktivasi langsung lewat CS nya katanya belum bisa (waduh!) harus lewat AXIS center.

Akhirnya saya ikuti saran si CS, aktivasi lewat hp Siemens C35, berhasil! he..he..he.. aneh banget.
Setelah berhasil, kartu saya masukkan kembali ke hp nokia 3230, kemudian akses GPRS nya, weleh2 lambatnya...buat YM aja putus nyambung terus. Mungkin lagi peak time kali ya?

Menurut saya, masih bagusan GPRS nya Satelindo (saya pake mentari), lebih stabil dan cukup murah. Mudah2an ke depan AXIS bisa memperbaiki kualitas GPRS nya dan tentu saja tetap mempertahankan tarif murahnya.

Cara Mudah Membuat Kabel UTP Cross

Berikut adalah tips cara membuat kabel cross secara mudah tanpa memperhatikan urutan warna. Sebagai catatan, tips ini dapat dipakai jika anda akan membuat kabel cross dengan panjang maksimal 8 (delapan) meter. Jika lebih dari 8 meter, sebaiknya gunakan aturan urutan warna. Silahkan baca post saya sebelumnya "Urutan warna kabel UTP" pada kategori networking.

Tahap pertama, buka/kupas kedua ujung kabel, kemudian samakan urutan warna keduanya (urutan mau dimulai dari warna apa aja terserah, yang penting kedua ujung kabel urutannya sama)

Urutan kedua ujung kabel saya gambarkan seperti penomoran dibawah ini, dimana kedua ujung kabel diberi nomor dari 1 sampai 8.


Ujung A
1 2 3 4 5 6 7 8

Ujung B
1 2 3 4 5 6 7 8


Tahap kedua, salah satu ujung, misal ujung A, posisi 1 dan 2 ditukar dengan posisi 3 dan 4. Penomorannya menjadi seperti gambar dibawah ini:

Ujung A
3 4 1 2 5 6 7 8

Ujung B
1 2 3 4 5 6 7 8


Tahap ketiga, pada kedua ujung, posisi 4 dipindah ke posisi 6,
sehingga penomorannya menjadi seperti dibawah ini:

Ujung A
3 4 1 5 6 2 7 8

Ujung B
1 2 3 5 6 4 7 8


Tahap terakhir, silahkan tes kabel tersebut menggunakan 2 PC atau menggunakan tester jaringan. Jika crimping sudah benar dan kabel juga dalam kondisi baik, mestinya sudah bisa connect.

Demikian tips singkat pembuatan kabel cross, semoga berguna.

Urutan Warna Kabel UTP

Beberapa hari yang lalu, saya diminta temen masang kabel UTP di sebuah Sekolah Dasar (SD). Disini ternyata baru ketahuan kalo ilmu networking saya masih jauh dari standart.

Kronologisnya begini :
SD tersebut berencana untuk mensharing koneksi internetnya yang berasal dari speedy ke semua client di gedung sekolah tersebut. Tahap awal, dipasang untuk 4 (empat) client dengan panjang kabel masing-masing dari HUB yaitu 2 meter, 8 meter, 20 meter dan 70 meter.

Seperti biasa, sesuai ilmu yang saya tau (entah dari mana ilmu tersebut), bahwa untuk koneksi PC ke HUB dibutuhkan kabel straight, dan (lagi-lagi) berdasakan ilmu yang saya dapat tersebut, saya langsung memasang konektor RJ-45 di kedua ujung kabel tanpa memperhatikan urutan warna, yang penting kedua ujung sama urutan warnanya.
Saat memasang kabel yang 2 meter dan 8 meter, tidak ada masalah dalam pengetesan (ping replay). Giliran kabel yang 20 meter dan 70 meter, hasil tes selalu RTO (Request Time Out), wah apa yang salah nih.

Prediksi awal kesalahan saya timpakan pada konektor atau crimping yang kurang kuat, potong dan bikin dengan konektor baru lagi, hasilnya tetep RTO.

Berikutnya kesalahan saya timpakan pada kabel UTP, pasti ada yang putus nih, setelah dites dengan MULTI TESTER ternyata semua ujung kabel tersambung dengan baik.

Kesalahan ketiga saya jatuhkan pada kabel yang terlalu panjang (lho?? iya, saya ngotot ke temen saya kalo kabelnya kepanjangan, 20 meter dan 70 meter itu terlalu panjang menurut saya). Namun setelah mencoba googling berapa sih panjang maksimal untuk kabel UTP saya jadi bingung sendiri, di forum-forum disebutkan bahwa rata-rata panjang maksimalnya adalah 100 meter (nah lho, bingung ndiri).

Akhirnya Allah memberi petunjuk, lewat forum-forum itu pula saya melihat urutan warna untuk kabel UTP, baik untuk sambungan Straight maupun Cross. Akhirnya dengan harap-harap cemas (malu sama temen yang minta tolong) saya ikuti urutan warna yang disebutkan di forum tersebut untuk kabel Straight. Hasilnya...Alhamdulillah kabel 20 meter bisa reply, begitu juga untuk kabel ang 70 meter.

Sebenarnya saya sudah tau sejak jaman kuliah kalo ada standard urutan warna untuk kabel UTP, namun karena dalam prakteknya setiap kabel yang saya sambung selalu berhasil connect maka saya tidak begitu percaya dengan teori warna tersebut.

Berikut adalah urutan warna yang saya dapat saat menjelajah forum networking, barangkali berguna buat yang lain.




Dari pengalaman diatas saya punya kesimpulan bawwa kalau memasang konektor RJ-45 tanpa memperhatikan urutan warna, maka koneksi yang didapat tidak akan maksimal, sehingga ketika dipasang pada kabel yang lebih dari 10 meter (mungkin lho) koneksi akan lost.