Tampilkan postingan dengan label Software. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Software. Tampilkan semua postingan

Eusing Free Registry Cleaner 2.5.1





Kadang kala kita perlu membersihkan registry windows untuk meningkatkan kinerja komputer. Registry menjadi banyak sampah karena banyak hal, seperti proses uninstall yang tidak bersih, virus, lokasi file yang sudah berpindah sehingga menjadi invalid path dan sebagainya.

Salah satu tools gratis untuk membersihkan registry adalah Eusing Free Registry Cleaner 2.5.1 dari www.eusing.com
Fiturnya begitu sederhana dan mudah, sehingga seorang yang awam pun akan bisa menggunakannya tanpa kesulitan. Hanya ada 3 (tiga) tombol utama yaitu Scan, Repair dan Restore.
Tombol Scan digunakan untuk memulai proses pencarian registry yang rusak/invalid dan sudah tidak dipakai lagi. Setelah proses scan selesai, klik tombol Repair untuk melakukan pembersihan dan reparasi registry. Jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan (beberapa aplikasi tidak jalan misalnya) anda tinggal mengembalikan registry ke kondisi sebelumnya dengan menu Restore.

Berikut adalah kutipan dari webnya http://www.eusing.com/free_registry_cleaner/registry_cleaner.htm
Key Features
 - Safely scan your entire Windows registry for invalid or obsolete information
 - A simple, user-friendly interface with which you can safely repair invalid entries in your Windows Registry
 - Make your computer faster by cleaning your Windows registry
 - Improve your Windows PC’s overall performance and stability
 - Find Windows Registry keys left over from deleted files or uninstalled applications
 - The automatic backup creation of the repaired registry entries
 - 100% Spyware FREE, NOT contain any Spyware, Adware or Viruses

Eusing Free Registry Cleaner will clean up your Registry by finding

    - Missing Shared Dlls
    - Unused File Extension
    - Invalid ActiveX
    - Invalid Help Files
    - Invalid Paths
    - Sound and App Events
    - Obsolete start menu order
    - Invalid Fonts
    - Invalid application paths
    - Invalid startup programs
    - Invalid custom controls
    - Missing Shortcut reference
    - Obsolete Software Key
    - Invalid Installer reference
    - Missing File and Folder
    - And Much More... 
Jika berminat untuk mengoleksi, silahkan download dari http://www.eusing.com/free_registry_cleaner/registry_cleaner.htm

DBF Viewer Plus



Entah tools ini berguna atau tidak, karena sepertinya sekarang jarang orang bermain-main dengan database berformat DBF. Dulu, dijaman DOS, DBF adalah database paling populer, biasanya dipasangkan dengan Foxpro atau Clipper.

Setidaknya bagi saya tools ini berguna, kadang saya butuh aplikasi ini untuk sekedar melihat ataupun sedikit mengedit sebelum diproses lebih lanjut (diexport ke format database lain misalnya). Sebelum nemu aplikasi ini, saya biasa pake Database Desktop bawaan Borland Delphi. Namun sekarang lebih mudah dan praktis menggunakan aplikasi DBF Viewer Plus ini.

Nah jika anda juga sering bermain-main dengan tipe data DBF, tidak ada salahnya mengoleksi aplikasi buatan Alex Nolan ini. Silahkan download di sini bagi yang membutuhkannya.

Defraggler - Aplikasi Defrag Gratis



Defraggler, aplikasi defrag gratis dari piriform, hanyalah salah satu aplikasi defrag biasa dari banyak aplikasi defrag gratisan yang tersebar di internet. Fitur dan tampilannya juga terbilang biasa-biasa saja. Silahkan cek detail fiturnya di sini

Namun bagi anda yang sekedar membutuhkan aplikasi untuk defrag harddisk anda, tanpa tampilan dan fitur yang aneh-aneh, aplikasi ini sudah lebih dari cukup.

Bagi yang ingin mencicipinya, silahkan download di sini

TeamViewer:Free Remote Desktop Over Internet



Satu lagi aplikasi yang cukup menarik untuk dicoba. TeamViewer, sebuah aplikasi yang berfungsi untuk Desktop sharing, meremote komputer via internet, file transfer, chat dan sebagainya.

Aplikasi ini gratis (free for non commercial/personal use) sehingga patut untuk anda pertimbangkan. Dengan installer yang cukup kecil (+- 1,5Mb), maka hanya membutuhkan hitungan menit untuk mendownloadnya.




Berdasarkan pengujian sekilas, aplikasi ini cukup cepat untuk proses file transfer, namun agak berat untuk remote desktop. Mungkin tergantung kondisi jaringan juga. Selain itu, aplikasi ini juga dapat digunakan dalam jaringan lokal saja (LAN). Jadi bagi anda yang punya komputer/server dikantor, memungkinkan untuk meremotenya dari rumah dengan koneksi internet. Satu lagi kelebihannya, aplikasi ini juga support internet via proxy server.

Jadi tunggu apalagi? silahkan mencicipinya di http://www.teamviewer.com/download/index.aspx

Semoga berguna.

VirtualBox: Free Virtual Machine from Sun Microsystems


Ya, aplikasi ini fungsinya sama dengan VMWare ataupun Virtual PC dari microsoft, yaitu membuat virtual machine (komputer) di komputer Anda.Disini kita dapat membuat sebuah virtual pc dengan mendefinisikan hardware yang kita butuhkan seperti memory, harddisk, cd-rom, usb port, floppy, networking dan beberapa fungsi lainnya. Sama dengan Virtual PC, VirtualBox inipun mempunyai lisensi gratis (GPL).

Syarat utama untuk menjalankan aplikasi ini tentu saja harus dijalankan di PC dengan
spesifikasi hardware yang cukup tinggi, terutama processor, memory, dan harddisk,
karena setiap kita membuat sebuah virtual pc, recource hardware yang kita definisikan akan diambilkan dari hardware pc host atau induknya.

Bagi Anda yang pernah memakai VMWare maupun Virtual PC, tidak akan banyak mengalami
kesulitan karena fungsi-fungsinya yang mirip. Bahkan bagi Anda yang baru menggunakan
aplikasi sejenis Virtual Machine inipun tidak akan banyak mengalami kesulitan.

Keuntungan menggunakan aplikasi semacam ini adalah diantaranya, kita dapat membuat
sebuah pc khusus untuk ujicoba/testing aplikasi, sehingga tidak mengganggu komputer
host/induk. Selain itu kita juga dapat membuat simulasi jaringan dengan menggunakan
berbagai Operating System (OS).

Jika dibandingkan dengan VMWare, nampaknya aplikasi ini masih kalah jauh, karena VMWare memiliki fitur-fitur yang lebih komplet. Namun jika dibandingkan dengan Virtual PC dari microsoft, maka aplikasi ini masih mampu menyamainya.

Bagaimana, tertarik untuk mencoba VirtualBox dari Sun Microsystems ini?
Silahkan download langsung dari situs resminya http://www.virtualbox.org

Thoosje Vista Sidebar



Post kali ini masih merupakan kelanjutan dari mendandani tampilan Windows XP biar mirip Vista. Seperti diketahui, secara default Vista memiliki Sidebar disebelah kanan yang isinya beberapa gadgets yang bisa dipilih sesuai keinginan.

Thoosje Vista Sidebar adalah sebuah aplikasi untuk windows XP yang akan menampilkan sidebar layaknya milik Vista. Di aplikasi ini kita bisa memilih beberapa gadgets yang ada untuk ditampilkan pada sidebar. Ada banyak pilihan gadgets yang disediakan oleh aplikasi ini seperti clock, calendar, picture slider, media player, battery status, dan lain sebagainya.

Sayangnya, hanya gadgets bawaan aplikasi itulah yang bisa kita pilih, tidak seperti sidebar milik Vista yang bisa ditambahkan/download dari pihak ketiga.

Nah, kalo tertarik silahkan langsung sedot di websitenya http://www.thoosje.com
atau disini

Selanjutnya tinggal ganti wallpaper dengan wallpaper ori vista yang bisa didownload di vistawallpapers.com atau googling langsung aja.

Vista Login Screen for XP

| 3 komentar



Sebagai kelanjutan dari post sebelumnya, biar tampilan windows XP kita lebih bener2 mirip Vista, maka tampilan login screen perlu kita ganti dengan login screennya Vista.

Silahkan download disini Vista_Login_Screen_for_XP_by_Picassa243.exe

Setelah di extract, copykan NewLogo.exe ke c:\windows\system32, kemudian dobel klik file NewLogo.reg, selesai.

Untuk mencobanya, silahkan tekan kombinasi tombol windows + L pada keyboard.
Jika tidak ada masalah, maka akan muncul tampilan seperti gambar di awal post.

Selamat mencoba.

BricoPack Vista Inspirat 2: XP rasa Vista



Jika anda bosan dengan tampilan XP standar anda cobalah ganti dengan tampilan vista.
Ada banyak software yang bisa membantu anda mewujudkannya, salah satunya adalah BricoPack Vista Inspirat 2 dari CrystalXP.net.

Software ini termasuk ringan, dalam arti tidak membebani memori komputer sehingga cocok dipake buat hardware yang memorinya pas-pasan.

Begitu software ini diinstall, tampilan desktop akan disulap menjadi mirip tampilan windows vista, mulai dari icon, wallpaper, taskbar, theme, start menu, sampai ke tampilan windows explorer.

Hebatnya lagi, software ini punya lisensi freeware alias gratis. Jika berminat, silahkan download di crystalxp.net



Sedikit kekurangan dari software ini adalah, dia memakai z-buffer ( ada yang tau ini apaan?) sehingga aplikasi lain yang juga memakai z-buffer ini akan terganggu. Sebagai contoh, saat akan memainkan game RC lama revolt, kadang-kadang muncul pesan z-buffer sedang digunakan. Demikian juga dengan aplikasi Radmin ( remote administrator ), akan terasa lambat saat meremote pc yang terinstall Vista Inspirat, padahal disisi pc yang terinstall terasa biasa saja.

Bagaimanapun, software ini merupakan alternatif buat yang bosan dengan tampilan standar XP dan ingin mencicipi tampilan Vista.

Back To Microsoft Office!

| 0 komentar

Agak malu sebenarnya menulis judul diatas, setelah 2x menulis akan hijrah ke OpenOffice. Namun apa daya, nampaknya OpenOffice masih perlu disempurnakan lagi. Salah satu tugas terberat OpenOffice sebagai pengganti Microsoft Office adalah menyediakan support terhadap format yang didukung oleh Microsoft Office. Sebenarnya hal ini sudah dilakukan oleh OpenOffice yaitu bisa membuka file Microsoft Office dan juga "Save As", hanya satu yang ketinggalan, yaitu OpenOffice Base sebagai pengganti Microsoft Access.
Base sudah mampu untuk membuka file Ms Acces dan mengkonversinya ke format Base, namun untuk "Save As", hal ini belum mampu dilakukan oleh Base. Hal ini sangat merepotkan bagi orang yang masih harus berbagi data dengan orang lain yang masih menggunakan Ms Access.
Ada satu hal lagi yang kurang, yaitu pengganti Ms Outlook. Padahal semua tugas dan contact tersimpan dalam format Outlook.
Yah, akhirnya, walaupun tidak 100 % kembali ke Ms Office, tetap saja masih membutuhkannya.
Yup, hanya install Ms Access dan Outlook.

FREE Hi-Q Recorder

| 0 komentar


Lagi nyari software perekam yang gratis, unlimited recording time, output mp3 format ? FREE Hi-Q Recorder jawabannya. Recommended banget lah, walau outputnya maksimal hanya 96kbps, tapi itu dah cukup jernih.



perbandingan antara versi gratis dan bayar bisa dilihat disini : http://www.roemersoftware.com/sound-recorder-comparison.html


OpenOffice Part 2

| 0 komentar

Sudah sekitar 1/2 bulan pake OpenOffice, kesannya hampir tidak ada bedanya dengan Microsoft Office. Saat buat dokumen pake OpenOffice Writer, ada sedikit kesulitan saat akan membuat header dan footer, selain itu tampilan table juga kurang nyaman dilihat. Untuk OpenOffice Calc, tampilan dan fungsi-fungsi umum mirip banget dengan Excel. Tapi secara umum tidak ada kendala yang begitu berarti.
Jadi,keputusan sudah bulat, migrasi ke OpenOffice!
Ambil yang gratis, tinggalkan yang bayar!

Go OpenOffice

| 0 komentar


Rencananya (mudah-mudahan terlaksana) ke depan akan meninggalkan aplikasi Office nya Microsoft dan beralih ke OpenOffice nya Sun. Sebagai langkah awal, aku dah download installer OpenOffice yang versi Linux dan Windows.
Sekarang dah install yang versi windows dan semua yang berhubungan dengan dokumen harus pake OpenOffice, mo nyoba satu bulan dulu, kalo berhasil berarti Office nya Microsoft segera disingkirkan.
Pertimbangan kenapa nyobanya di windows dulu adalah karena mudah diinstalasinya. Bayanganku (belum nyoba sih) pasti susah untuk install di Redhat, mesti butuh dependency yang macem-macem. Makanya prioritasnya ntar ajalah buat si Redhat.
Baru nyoba satu, OpenOffice Writer, kaya'nya lumayan komplet fiturnya. Support Microsoft Word (*.doc) dan ada fitur export ke PDF juga. Fitur yang lain belum nyoba, tapi kayanya dah cukup untuk kebutuhanku. Go OpenOffice!

client webservice

| 1 komentar

Sementara si Redhat ditinggal dulu, pusing, nunggu pencerahan dari master2 linux.
Sekarang balik lagi ke webservice, intinya bagaimana caranya akses webservice pake PHP.
Dari beberapa sample yang ada di web, bisa disimpulkan sbb :

//load library
nusoaprequire_once ("nusoap.php");

//create koneksi webservice
$client = new soapclient('http://hostnya/server.php?wsdl', true);

// Create the proxy
$proxy = $client->getProxy();

//Masukkan parameter
$param = array('kode_brg' => '000104');

//lewatkan parameter ke fungsi getNamaBarang
$result = $proxy->getNamaBarang($param);

itu thok, mungkin bisa juga ditambahkan
// Check for an error
$err = $client->getError();kemudian cek errornya.

sample book yg bisa ngasih penjelasan lebih detil:
http://www.mytempdir.com/2050297

librari nusoap 0.7.2
http://www.mytempdir.com/2050300

Dual boot Vista & XP

| 8 komentar

Alhamdulillah, dari kantor dapat laptop baru Toshiba Satellite M200 dengan OS Vista Home Basic. Mulanya sih seneng, karena selama ini belum pernah make Vista (hehe..), tapi lama2 baru terasa kalo memori 1 giga masih terasa berat bagi Vista, apalagi dah mulai instal banyak aplikasi.
Jadi kepikiran untuk kembali ke XP, cuma untuk langsung "hajar bleh" (minjem istilah mas Teddi) format ulang, masih ragu-ragu & sayang juga sama Vistanya.
Akhirnya mulai timbul ide untuk dual bootVista & XP.Mulailah proses googling dengan keyword "Dual boot Vista XP", ketemu link syschat yang lumayan gamblang jelasinnya. Kesimpulannya, boot loader XP gak kenal Vista, tapi boot loader Vista mengenal XP dengan baik.
Langkah-langkah proses :
1. Install Vista
2. Install XP di partisi terpisah (boot loader Vista akan ke replace oleh boot loader XP)
3. Gunakan CD installer Vista untuk recovery boot loader Vista
4. Masuk ke command prompt sbg administrator, kemudian ketik :
bcdedit –set {ntldr} device partition=C:
bcdedit –set {ntldr} path \ntldr
bcdedit –displayorder {ntldr} –addlast
bcdedit -set {ntldr} description "Microsoft Windows XP"
5. Restart ulang, kalo semua lancar, maka saat booting akan muncul dua menu :
Microsoft Windows Vista, dan Microsoft Windows XP
6. Jika mau install OS lain, misal linux, tinggal install seperti biasa di partisi lain, kemudian gunakan GRUB sebagai boot loadernya.